BELAJAR MENULIS GELOMBANG 17
Pertemuan 8 : Rabu, 20 J anuari 2021
Nama : Juni Hidayati, S.Pd
Unit Kerja : SMPN 2 Gemuh
Nara Sumber : Mukminin, S.Pd., M.Pd
Moderator : Bambang Purwanto
Topik : Tips Menulis dan Menerbtikan Buku ke Penerbit
Peresum : Juni Hidayati, S.Pd (juni_hidayati@yahoo.com)
Ayo Terbitkan Tulisanmu
Mukminin, S.Pd.,M.Pd lahir di Jombang Jawa Timur tanggal 6 Juli 1965. Lulusan D2 IKIP Negeri Surabaya lulus tahun 1987. Lulu IKIP PGRI Tuban tahun 1998. Lulus S2 UNISDA Lamongan 2012. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Beberapa pekerjaan yang dilakoninya, antara lain: Guru SMP I Kedungpring Lamongan, Konsultan Umroh dan Haji Plus PT Arminareka Perdana Cabang Lamongan, Penulis Buku di usia 55 tahun, Penertbit buku Kamila Press.
Karya yang sudah berbentuk buku, antara lain: 55 Pantun Nasihat tahun 2020 (penerbit Kelompok Majas Bojonegoro), Jurus Jitu Menjadi Penulis Handal Bersama Para Pakar (Percetakan Pustaka Ilalang) Penerbit Kamila Press. Buku karya bersama, antara lain: Antologi Pusat Belajar Guru Bojonegoro, Antologi Puisi Guru dan Siswa SMP 1 Kedungpring dalam Goresan Pena (Dalam Pandemi Covit 19), Antologi Musim Ketiga, Semangattenulis Bersama Bu Kanjeng, Pena Digital Guru Milenial (Antologi Guru bloger Bersama Omjay dan PGRI), Rona Korona Duka dan Ria (Antologi Puisi Pandemi Covid 19), Menciptakan Pola Pembelajaran yang Efektif dari Rumah, Antologi Kisah Inspiratif Sang Guru. Buku tersebut rata-rata dicetak di penerbit yang berbeda-beda.
Cak Imin mulai ikut belajar menulis mulai 29 Maret sampai dengan Desember 2020. Behasil menelurkan 2 karya buku dan 8 buku bersama. Bagi penulis pemula ada beberapa saaran dari Cak Imin, antara lain: punya keberanian dan tekad yang kuat utuk mempublikasikan tulisan, jadikan mind set bahwa menulis itu mudah, kenali bakat kita di mana supaya kita bisa lebih enjoy dalam menuangkan tulisan. Berikutnya banyaklah membaca.
Manajemen waktu yang baik untuk menulis, antara lain: tulis sesegera mungkin ketika ada peristiwa yang terjadi, tentukan waktu yang tepat untuk menulis (buat jadwal menulis), buat gaya menulis tersendiri, jangan membatasi jumlah halaman (mengalir saja), pelajari bagaimana buku itu akan diterbitka, siapkan kata pengantar, daftar pustaka, biodata penulis, sinosis, jadikan satu file dan kirim ke penerbit.
Ada dua kategory penerbit, Indi dan Mayor. Perbedaan antara lain:
1. Jumlah cetakan
Penerbit mayor mencetak buku secara massal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku
Penerbit indie, hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang dikenal dengan POD (Print on Demand) yang umumnya didistribusikan melalui media online
2. Pemilihan Naskah yang diterbitkan
Penerbit mayor harus melewati beberapa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang akan mereka terbitkan dan tidak berani mengambil resiko. Mereka mengikuti selera pasar
Penerbit indie, semua naskah diterima asalkan tidak melanggar undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi
3. Profesionalitas
Penerbit mayor lebih profesional daripada penerbit indi, tapi kita harus jeli dan hati-hati memilih penerbit.
4. Waktu penerbitan
Penerbit mayor umumnya naskah diterima atau tidak, akan dikonfimasi dalam tempo 1-3 bulan. Jika naskah diterima ada giliran atau waktu terbut yang bisa cepat, atau lama. Penerbit Indie naskah yang diterima dalam hitungan minggu, buku sudah bisa terbit.
5. Royati
Penerbit mayor, kebanyakan mematok royalti 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setleh 3-6 bulan penjualan buku. Sementara penerbit indie umumnya 15-20% dari harga buku. Di pasarkan melalui fb, instagram, WA grup, twitter, status, dan lain-lain.
6. Biaya Penerbitan
Penerbit Mayor gratis, sementara penerbit indie berbayar sesuai aturan masing-masing.
Ayo teruslah menulis, tiada kata terlambat untuk menulis, tulis sesegera apa yang kita lihat, torehkan penamu dari hikmah jejak kakimu, siapa tahu itu jadi penolongmu. Kalau kamu ingin umurmu panjang, maka menuliskah.

mantap, keren, bagus bu resumenya. semangat berkarya, semangat menginspirasi
BalasHapusKeren, rapi, dan lengkap Bu Juni. Lanjut semangat Bu.
BalasHapusUdah cakep deh. Lengkap dan sempurna tulisannya. Lanjutkan 👍🙏
BalasHapusTampilannya acak-acakan kok dipuji, jadi malu
BalasHapus